Entah kenapa, ada yang hilang
Entah kenapa, ia tak pernah lagi
menyapaku
mengajakku duduk berlama-lama
bercerita tentang masa lalu, masa depan, dan saat ini
dengan ceria...
Entah kenapa, ia tak pernah lagi menatapku
hanya punggungnya yang kulihat membelakangiku
tak lagi tegar, tak lagi sekuat dulu kenapa?
Setiap kali aku melewatinya
duduk di bawah pohon itu
ia hanya sibuk memainkan ranting pohon yang terjatuh
menulis entah apa di atas tanah
yang berserakan daun-daun kering berguguran
ditemani angin
hanya angin...
Dan ketika gerimis datang
ia tetap di sana, di bawah pohon itu
berdiri dengan kepala tertunduk
dan tangan memegang ranting pohon yang terjatuh
punggungnya bergetar
tak lagi setegar dulu...
Entah kenapa, ada yang hilang...
Antara aku dan diriku
Hanya aku...











